Jumat, 29 Juni 2012

Tugas Pokok Kamad & Wakamad

TUGAS POKOK
Kepala Madrasah mempunyai tugas pokok mengelola penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Secara lebih operasional tugas pokok kepala sekolah mencakup kegiatan menggali dan mendayagunakan seluruh sumber daya sekolah secara terpadu dalam kerangka pencapaian tujuan sekolah secara efektif dan efisien.
FUNGSI
1. Pendidik (Educator)
Sebagai pendidik, kepala sekolah melaksanakan kegiatan perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi pembelajaran. Kegiatan perencanaan menuntut kapabilitas dalam menyusun perangkat-perangkat pembelajaran; kegiatan pengelolaan mengharuskan kemampuan memilih dan menerapkan strategi pembelajaran yang efektif dan efisien; dan kegiatan mengevaluasi mencerminkan kapabilitas dalam memilih metode evaluasi yang tepat dan dalam memberikan tindak lanjut yang diperlukan terutama bagi perbaikan pembelajaran . Sebagai pendidik, kepala sekolah juga berfungsi membimbing siswa, guru dan tenaga kependidikan lainnya.
2. Pemimpin (leader)
Sebagai pemimpin, kepala sekolah berfungsi menggerakkan semua potensi sekolah, khususnya tenaga guru dan tenaga kependidikan bagi pencapaian tujuan sekolah. Dalam upaya menggerakkan potensi tersebut, kepala sekolah dituntut menerapkan prinsip-prinsip dan metode-metode kepemimpinan yang sesuai dengan mengedepankan keteladanan, pemotivasian, dan pemberdayaan staf.
3. Pengelola (manajer).
Sebagai pengelola, kepala sekolah secara operasional melaksanakan pengelolaan kurikulum, peserta didik, ketenagaan, keuangan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah-masyarakat, dan ketatausahaan sekolah. Semua kegiatan-kegiatan operasional tersebut dilakukan melalui oleh seperangkat prosedur kerja berikut: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Berdasarkan tantangan yang dihadapi sekolah, maka sebagai pemimpin, kepala sekolah melaksanakan pendekatan-pendekatan baru dalam rangka meningkatkan kapasitas sekolah.
4. Administrator.
Dalam pengertian yang luas, kepala sekolah merupakan pengambil kebijakan tertinggi di sekolahnya. Sebagai pengambil kebijakan, kepala sekolah melakukan analisis lingkungan (politik, ekonomi, dan sosial-budaya) secara cermat dan menyusun strategi dalam melakukan perubahan dan perbaikan sekolahnya. Dalam pengertian yang sempit, kepala sekolah merupakan penanggung-jawab kegiatan administrasi ketatausahaan sekolah dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
5. Wirausahawan.
Sebagai wirausahawan, kepala sekolah berfungsi sebagai inspirator bagi munculnya ide-ide kreatif dan inovatif dalam mengelola sekolah. Ide-ide kreatif diperlukan terutama karena sekolah memiliki keterbatasan sumber daya keuangan dan pada saat yang sama memiliki kelebihan dari sisi potensi baik internal maupun lingkungan, terutama yang bersumber dari masyarakat maupun dari pemerintah setempat.
6. Pencipta Iklim Kerja.
Sebagai pencipta iklim kerja, kepala sekolah berfungsi sebagai katalisator bagi meningkatnya semangat kerja guru. Kepala sekolah perlu mendorong guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam bekerja di bawah atmosfir kerja yang sehat. Atmosfir kerja yang sehat memberikan dorongan bagi semua staf untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan sekolah.
7. Penyelia (Supervisor).
Berkaitan dengan fungsi kepala sekolah sebagai pemimpin pengajaran, kepala sekolah berfungsi melakukan pembinaan professional kepada guru dan tenaga kependidikan. Untuk itu kepala sekolah melakukan kegiatan-kegiatan pemantauan atau observasi kelas, melakukan pertemuan-pertemuan guna memberikan pengarahan teknis kepada guru dan staf memberikan solusi bagi permasalahan pembelajaran yang dialami guru.


1. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan
Bertugas:
a.Menyusun program pembinaan kesiswaan OSIS
b.Melaksanakan bimbingan pengarahan dan pengendalian kegiatan siswa/OSIS dalammenegakkan disiplin dan tata tertib sekolah
c.Membina dan melaksanakan koordinasi keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan lingkungan hidup.
d.Memberi pengarahan dalam pemilihan pengurus OSIS
e.Melakukan pembinaan pengurus OSIS dalam berorganisasi
f.Menyusun program dan jadwal pembinaan secara berkala dan insidentil
g. Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon siswa penerima beasiswa
h. Mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah.
i. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala
Tugas Waka Sarpras
1. Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana/Prasarana
Bertugas :
a. Inventarisasi barang
b. Pendayagunaan sarana dan pfrasarana
c. Pemeliharaan ( Penggunaan, penghapusan dan atau pengembangan)
d. Pengelolaan keuangan alat-alat pelajaran.
Tugas Waka Humas
1. Wakil Kepala Sekolah Urusan Hubungan Masyarakat
Bertugas :
a. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua atau wali siswa.
b. Membina hubungan antara sekolah dengan Komite Sekolah
c. Membina pengembangan antar sekolah dengan lembaga pemerintah atau dunia usaha dan lembaga sosial lainnya.
d. Memberikan atau berkonsultasi dengan dunia usaha
e. Menyusun laporan pelaksanaan Humas seara berkala
Tugas Waka Kurikulum
1. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum
Bertugas:
a. Menyusun program pengajaran
b. Menyusun pembagian tugas guru
c. Menyusun jadwal pelajaran
d. Menyusun jadwal evaluasi belajar
e. Menyusun pelaksanaan EBTA/EBTANAS
f. Menyusun kriteria dan persyaratan naik atau tidak naik serta lulus atau tidak lulus
g. Menyusun jadwal penerimaan buku laporan pendidikan (Rapor) dan penerimaan STTB.
h. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan program suatu pelajaran
i. Menyusun laporan pelaksanaan pengajaran secara berkala.

Bimbingan dan konseling membantu kepala sekolah dalam kegiatan – kegiatan sebagai berikut :
1).Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling.
2).Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah – masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar.
3).Memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar
4).Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai.
5).Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling.
6).Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling
7).Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar.
8).Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling.
9).Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling.

Kepala Tata Usaha sekolah mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam kegiatan – kegiatan sebagai berikut :
1).Penyusunan program kerja tata usaha sekolah.
2).Pengelolaan keuangan sekolah.
3).Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa.
4).Pembinaan dan pengembangan karir pegawai serta tata usaha sekolah.
5).Penyusunan administrasi perlengkapan sekolah.
6).Penyusunan dan penyajian data / statistik sekolah.
7).Mengkoordinasikan dan melaksanakan 7K.
8).Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara berkala.

Wali kelas membantu kepala sekolah dalam kegiatan – kegiatan sebagai berikut :
1).Pengelolaan kelas
2).Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi :
a.Denah tempat duduk siswa
b.Papan absensi siswa
c.Daftar pelajaran kelas
d.Daftar piket kelas
e.Buku absensi siswa
f. Buku kegiatan pembelajaran / buku kelas
g.Tata tertib siswa
3).Penyusunan pembuatan statistik bulanan siswa
4).Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (Legger)
5).Pembuatan catatan khusus tentang siswa
6).Pencatatan mutasi siswa.
7).Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar
8).Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar

Guru bertanggungjawab kepada kepala sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien ;
Tugas dan tanggungjawab guru meliputi :
1).Membuat perangkat program pengajaran.
a.AMP
b.Pogram Tahunan
c.Program satuan pelajaran
d.Program rencana pengajaran
e.Program mingguan guru
f.LKS
2). Melaksanakan kegiatan pembelajaran.
3). Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum, ujian akhir.
4). Melaksanakan analisis hasil ulangan harian.
5). Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan.
6). Mengisi daftar nilai siswa.
7). Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan) kepada guru lain dalam proses kegiatan belajar mengajar
8). Membuat alat pelajaran/alat peraga.
9). Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni.
10).Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum.
11).Melaksanakan tugas tertentu di sekolah.
12).Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
13).Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa.
14).Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pengajaran.
15).Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum.
16).Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar